Yuk Wisata Religi ke Masjid Raya Medan Sumatera Utara

Wisata Religi ke Masjid Raya Medan – Medan sebagai salah satu kota besar di Indonesia menawarkan berbagai macam lokasi wisata sebagai pelepas penat karena urusan pekerjaan. Kalaupun memiliki waktu yang tidak begitu banyak, berwisata ke beberapa lokasi yang masih berada di dalam kota juga bisa dilakukan. Ibu kota dari Provinsi Sumatera Utara ini memang dikenal sebagai kota yang unik karena memiliki banyak sekali lokasi wisata yang ada di tengah kota. Selain mempermudah bagi siapa saja yang tidak memiliki banyak waktu, lokasi-lokasi wisata tersebut juga tidak akan mengecewakan karena memiliki pemandangan yang sangat indah. Kebanyakan lokasi wisata yang ada di tengah kota adalah bangunan-bangunan peninggalan sejarah. Salah satunya ialah Masjid Raya Medan yang sampai sekarang masih tetap kokoh berdiri dan masih digunakan untuk beribadah oleh umat Islam.

Masjid Raya Medan, Sebuah Peninggalan Sejarah yang Tak Lekang oleh Waktu

Masjid Raya Medan merupakan salah satu bangunan bersejarah yang pembangunannya sudah dimulai sejak zaman Belanda masih menjajah negeri ini. Berbeda beberapa tahun saja dengan pendirian Istana Maimun yang letaknya tidak jauh dari Mesjid Raya ini, tepatnya di seberang jalan saja. Tidak sulit untuk menemukan bangunan besar ini karena lokasinya yang berada di pusat perkotaan, tepatnya di Jl. Sisingamaraja, Kota Medan.

Selain berada di tengah kota, di sekitar Masjid Raya Medan ini sudah banyak berdiri hotel berbintang. Sehingga bagi Anda yang menginap di hotel dekat jalan Sisingamaraja akan mendapatkan kemudahan ketika ingin pergi ke Mesjid Raya ini. Anda bisa berkunjung ke sani kapan saja. Namun karena ini adalah kawasan peribadahan bagi umat Muslim, maka ada waktu-waktu yang tepat bagi para pengunjung untuk pergi ke sana. Bagi yang ingin merasakan solat berjama’ah di sana, silahkan datanglah tepat ketika adzan lima waktu dikumandangkan. Namun jika Anda hanya ingin sekedar menikmati kemegahan bangunannya, Anda bisa datang kapan saja.

Wisata Religi ke Masjid Raya Medan » Yuk Wisata Religi ke Masjid Raya Medan Sumatera Utara

Masjid Raya Medan sebagai kawasan wisata religi, tentu alangkah baiknya pengunjung disarankan untuk berbusana muslim ketika memasuki area itu. Hal ini dilakukan untuk menghormati kesucian tempat ibadah bagi umat Muslim di Medan. Selain bisa merasakan atmosfer solat dengan suasana yang berbeda, pengunjung juga bisa menikmati keindahan bangunannya. Bangunan yang sudah sejak lama berdiri ini memang memiliki gaya arsitektur yang berbeda dengan masjid-masjid lainnya di tanah air. Masjid yang memiliki ama asli Masjid Raya Al Mashun ini dibangun pada tahun 1906 dan selesai pada tahun 1909. Bangunan unik ini ternyata diciptakan oleh seorang arsitektur Belanda bernama Dingemans. Gaya bangunan menggabungkan seni arsitektur India, Spanyol dan juga Timur Tengah. Karena perpaduan ini maka tak heran jika bangunan Mesjid Raya Al Mashun tidak dihiasi oleh barisan kaligrafi yang cantik, melainkan hiasan ukiran buga dan tanaman. Walaupun begitu keindahan bangunan tidak hilang karena faktor kecil tersebut.

Berbeda dengan bangunan masjid lainnya di nusantara, Masjid Raya Medan memiliki bangunan dengan empat sayap yang berada di empat penjuru mata angin, barat, timur selatan dan utara. Empat sayap bangunan itu ternyata meniru gaya bangunan masjid di Timur Tengah zaman dahulu. Bangunan yang memiliki ukuran lantai selebari 5.000 meter persegi ini pada awal pembangunannya menggunakan bahan-bahan pilihan. Bahkan beberapa bangunan harus diimpor dari Jerman dan Italia untuk dekorasi dan marmer, sedangkan kaca diimpor dari negara Cina. Hingga sekarang bangunan masjid kebanggan orang Medan ini masih berdiri dengan kokoh. Sayangnya di bagian lantai luar ada yang mulai pecah dan belum diganti oleh pihak pengelola.

Untuk masuk ke dalamnya kita tidak dipungut biaya sepeserpun. Selain berbusana muslim, pengunjung juga harus menjaga kebersihan ketika berada di dalam. Untuk memudahkan pengunjung membuang sampah, terdapat beberapa tempat sampah yang dengan mudah bisa dijangkau. Satu yang harus menjadi kunci ketika masuk ke Masjid Raya Medan, pengunjung harus menjaga sikap dan juga tidak boleh membuat suasana menjadi gaduh. Sebagai tempat beribadah, maka sudah sepantasnya pengunjung menjaga sikap untuk menghormati umat Islam yang sedang beribadah.